Metodologi

Projek ini mengulas jasa keuangan yang diterima oleh lebih dari 300 perusahaan yang terlibat langsung dalam rantai pasok daging sapi, kedelai, minyak sawit, bubur kertas dan kertas, karet dan kayu tropis – “sektor yang merisikokan hutan” yang kegiatan operasionalnya berdampak pada hutan tropis alam di kawasan Asia Tenggara, Afrika Tengah dan Barat, dan bagian dari Amerika Selatan.

Banker running away with money

Data keuangan

Basis data keuangan yang digunakan untuk mengidentifikasi kredit korporasi dan fasilitas penjaminan yang diberikan kepada perusahaan-perusahaan terpilih untuk periode 2013 – April 2021 bersumber dari Bloomberg, Refinitiv (sebelumnya dikenal dengan nama Thomson EIKON), TradeFinanceAnalytics, dan IJGlobal, laporan perusahaan (tahunan, tentatif dan triwulanan) dan publikasi perusahaan lainnya, juga registrar perusahaan, serta media dan laporan analis. Investasi dalam bentuk obligasi dan saham pada perusahaan-perusahaan terpilih tersebut diidentifikasi melalui Refinitiv, Thomson EMAXX dan Bloomberg di tanggal termutakhir dan tersedia pada bulan April 2021.

Portal transparansi Bank Pembangunan Brasil (BNDES) dan portal Bank Sentral Brasil digunakan untuk mengidentifikasi aliran keuangan lainnya yang mengarah ke perusahaan-perusahaan yang merisikokan hutan di Brasil.

Penelitian ini menyediakan data pada level transaksi/kesepakatan yang spesifik antara perusahaan-perusahaan yang terpilih tersebut dan semua lembaga keuangan terkait. Dari lebih dari 300 perusahaan yang diteliti yang beroperasi di 6 sektor pertanian dan silvikultur terpilih, hanya 230 di antaranya yang pembiayaannya dapat diidentifikasi, di mana pihak penyandang dana, beserta jumlah dan jangka waktu fasilitas keuangan tersebut dapat diketahui selama jangka waktu kajian.

Untuk dataset penambangan (dalam versi beta), dipilih 22 grup perusahaan yang terlibat di segmen hulu rantai pasokan penambangan di Asia Tenggara, Afrika Tengah & Barat, dan Brasil. Pemilihan perusahaan ini dimaksudkan untuk menjadi sampel representatif dari perusahaan yang berdampak pada hutan tropis, dan bukan merupakan daftar lengkap dari semua perusahaan yang berdampak atau berpotensi berdampak pada hutan tropis. Untuk lebih jelasnya lihat metodologi data penambangan.

Jumlah jasa keuangan bagi perusahaan yang kegiatan usahanya dilakukan di luar sektor yang merisikokan hutan dikecualikan, untuk meningkatkan akurasi penyajian proporsi pembiayaan yang dapat dikaitkan secara wajar dengan pada sektor yang merisikokan hutan dari perusahaan yang terpilih tersebut (lihat Penyesuai). Jika informasi keuangan yang tersedia tidak merinci tujuan investasi atau divisi penerima yang ada dalam grup perusahaan induk, masing-masing faktor pengurang dihitung dengan membandingkan antara kegiatan sektor berisiko kehutanan yang dilakukan suatu perusahaan dan total kegiatan yang dilakukan grup induknya. Untuk perusahaan-perusahaan yang beroperasi di beberapa kawasan geografis sekaligus dalam cakupan penelitian ini, dihitung adjuster-nya lebih lanjut.

Penilaian Kebijakan

Tujuan Metodologi Penilaian Kebijakan F&F adalah untuk menilai kualitas dan keandalan kebijakan pembiayaan dan investasi yang diadopsi lembaga keuangan untuk menghindari keterlibatan atau kontribusinya dalam deforestasi dan persoalan terkait lingkungan, sosial dan tata kelola. Sebanyak 35 kriteria penilaian yang disertakan dalam Metodologi Penilaian Kebijakan F&F didasarkan pada perjanjian dan konvensi internasional (sebagian besar dari badan-badan yang berhubungan dengan PBB, misalnya ILO dan UNEP), dan berbagai praktik terbaik dalam kelompok bisnis global dan sektor keuangan terkait komoditas yang merisikokan hutan. Setiap kriteria dilengkapi tabel skor, dengan 10 poin yang diberikan jika lembaga keuangan berkomitmen sepenuhnya terhadap pemenuhan kriteria dan menerapkannya pada perusahaan dan pemasoknya. Sementara, 8,5 poin diberikan jika lembaga keuangan hanya memenuhi sebagian kriteria, sering kali karena kriteria tersebut tidak diterapkan kepada pemasok perusahaan. Skor dari ke-35 kriteria dijumlahkan dan dilakukan normalisasi data ke dalam skala 0-10.

Skor tersebut diberikan secara terpisah untuk masing-masing komoditas yang merisikokan hutan yang pembiayaan dan/atau investasinya melibatkan bank atau investor dimaksud. Dengan demikian, setiap bank atau investor akan mendapatkan enam jenis skor untuk komoditas yang berbeda (daging sapi, minyak sawit, pulp dan kertas, karet, kedelai, dan kayu), ditambah satu skor keseluruhan. Skor keseluruhan ini dihitung dengan menggunakan data pembiayaan dan investasi yang ada di basis data F&F (mencakup periode Januari 2016-Juni 2020). Berdasarkan nilai total pembiayaan dan investasi yang ditemukan untuk lembaga keuangan tertentu ini, akan dihitung persentase untuk masing-masing komoditas. Persentase ini kemudian digabungkan dengan skor kebijakan masing-masing komoditas, untuk menghitung skor keseluruhan lembaga keuangan tersebut.

Data dan penilaian yang disajikan di situs web ini belum pernah diberikan atau disahkan oleh lembaga keuangan atau klien terkait. Meskipun semua upaya telah dilakukan untuk meneliti dan menyajikan data dan penilaian secara akurat dan objektif, masih sulit untuk menjamin hasil yang sepenuhnya akurat. Hal ini terjadi tidak lain karena kurangnya konsistensi dan transparansi dari lembaga keuangan dan sektor yang merisikokan hutan dalam mencatat informasi utama mengenai keuangan dan perusahaan. Jika terdapat kerancuan dalam informasi sumber jasa keuangan, penulis situs web ini telah bertindak dengan hati-hati, sehingga mengakibatkan perkiraan nilai yang cenderung lebih rendah dari nilai keuangan sebenarnya. Penulis berkomitmen untuk memperbaiki segala kesalahan yang teridentifikasi sesegera mungkin.

Kajian kebijakan tidak mencakup sektor pertambangan.

Jadwal pemutakhiran basis data dan penilaian kebijakan bank:

September 2016: Peluncuran versi pertama penilaian kebijakan bank dan basis data, yang menilai jasa keuangan yang diberikan kepada 50 perusahaan untuk produksi pada sektor berisiko kehutanan dan kegiatan pengolahan primer yang mereka lakukan.

Juni 2017: Perluasan basis data agar mencakup lebih dari 180 perusahaan. Perbaikan metodologi untuk mencakup keseluruhan rantai pasok sektor yang merisikokan hutan kehutanan, termasuk di dalamnya perdagangan dan manufaktur.

Desember 2018: Pemutakhiran dan perluasan basis data agar mencakup lebih dari 190 perusahaan. Penilaian kebijakan bank diselesaikan untuk lebih dari 30 bank dengan kriteria penilaian LST yang diperbaharui.

November 2019: Pemutakhiran data-data dengan informasi pembiayaan untuk lebih dari 100 perusahaan hingga bulan Agustus 2019.

September 2020: Pemutakhiran dan perluasan data-data untuk mencakup tidak hanya kawasan Asia Tenggara saja, akan tetapi juga Afrika Tengah & Barat dan Brasil. Data-data baru yang ada terdiri dari dua sektor tambahan: daging sapi dan kedelai, dan kini mencakup lebih dari  300 perusahaan terbesar dengan komoditas yang berisiko keuangan. (Lihat: Metodologi Data Keuangan)

Juni 2021: Pembaruan dan perluasan penilaian kebijakan mencakup 50 lembaga keuangan terbesar yang mendanai perusahaan yang merisikokan hutan, tidak hanya di Asia Tenggara, tetapi juga di Afrika Tengah & Barat, serta Brasil. Data obligasi dan kepemilikan saham pun diperbarui untuk menunjukkan kepemilikan pada April 2021. Selain itu, Alicorp dan Nutresa ditambahkan masing-masing untuk operasi komoditas kedelai dan daging sapi. Cargill dan Minerva, diperluas cakupan komoditas daging sapi di luar Brasil yaitu Argentina, Kolombia, Paraguay. Dan, untuk semua pedagang, diperluas cakupan komoditas kedelai diperluas hingga Argentina dan Bolivia.

September 2021: Pemutakhiran data-data kredit hingga bulan September 2021 dan data-data investasi hingga bulan Juni 2021. Selain itu, 150 penilaian kebijakan baru ditambahkan.

April 2022: Peluncuran kumpulan data beta aliran keuangan ke 22 perusahaan pertambangan yang beroperasi di Asia Tenggara, Afrika Tengah & Barat, dan Brasil.

Apa perbedaan antara penilaian kebijakan Forests & Finance ini dan penilaian dengan sarana yang lain?

  • Red Lines dari Environmental Paper Network?

    Penilaian Red Lines bersifat global, sedangkan penilaian Forests & Finance fokus pada perusahaan yang beroperasi di Asia Tenggara.

    Penilaian Red Lines berfokus pada industri bubur kertas dan kertas, sedangkan forestsandfinance.org mencakup 6 komoditas yang merisikokan hutan, yaitu: daging sapi, kedelia, minyak sawit, bubur kertas & kertas, kayu, dan karet. Selain itu, penilaian Red Lines tidak melakukan pemeringkatan bank terkait kebijakannya, sedangkan forestsandfinance.org melakukannya.

  • Dari Forest 500?

    Penilaian kebijakan Forests & Finance memiliki kriteria lebih rinci terkait deforestasi dan perlindungan HAM, hak pekerja, dan hak masyarakat adat. Forest 500 memiliki kriteria lebih rinci terkait cakupan kebijakan-kebijakan bank, bagaimana bank menerapkan kebijakan tersebut di tingkat kelembagaan keuangannya dan bagaimana bank menyiapkan pelaporannya.

  • Dari Fair Finance Guide?

    Cakupan Responsibank / Fair Finance Guide meliputi lembaga-lembaga keuangan di 14 negara, termasuk Indonesia, Brasil, dan Jepang, dan tidak mencakup Malaysia, China, atau Amerika Serikat yang merupakan negara dengan bank yang berperan besar dalam pembiayaan komoditas yang berisiko deforestasi.

    Metodologi Forests & Finance merujuk pada Fair Finance Guide, tetapi Forests & Finance cenderung lebih tegas dalam membuat penilaian. Forests Finance juga memiliki kriteria lebih terperinci atas perlindungan keanekaragaman hayati, perlindungan pekerja, penghormatan terhadap konvensi internasional dan struktur pajak.

    Fair Finance Guide mencakup persyaratan untuk mendapat sertifikasi Forest Stewardship Council (FSC), di mana Forests & Finance mensyaratkan ‘sertifikasi yang kredibel’; sedangkan Fair Finance Guide memiliki kriteria lebih rinci terkait pelaporan dan kebijakan lacak balak yang harus dilaksanakan oleh perusahaan.

  • Dari Basis Data Keuangan

    Data pada situs web F&F sebagian besar bersumber dariBasis Data Keuangan, mis. Refinity (dahulu dikenal sebagai Thomson EIKON), Bloomberg, IJGlobal, dan TradeFinanceAnalytics. Meski demikian, nilai lokasi hutan dan lokasi keuangan disesuaikan per sektor dan per wilayah. Jumlah perusahaan dengan kegiatan usaha di luar sektor yang merisikokan hutan dikurangi demi meningkatkan akurasi penyajian proporsi pembiayaan yang dapat dikaitkan secara wajar dengan kegiatan operasional sektor yang merisikokan hutan dari perusahaan yang terpilih. Jumlah perusahaan dengan kegiatan operasional di beberapa wilayah juga dikurangi untuk meningkatkan akurasi penyajian proporsi pembiayaan yang dapat dikaitkan secara wajar dengan kegiatan operasional sektor yang merisikokan hutan dari perusahaan terpilih di wilayah tertentu (lihat Penyesuai).

     

  • Dari Trase Finance?

    Audiens
    Trase Finance ditargetkan untuk audiens keuangan, menyediakan analisis risiko, penilaian portofolio, dan pemetaan rantai pasok yang luas. F&F ditargetkan untuk Organisasi Masyarakat Sipil dan jurnalis, menyediakan basis data yang sepenuhnya mudah ditelusuri dan tautan cepat ke berbagai studi kasus, laporan, dan artikel mengenai dampak LST dari perusahaan dan pemberi pinjaman.

    Cakupan
    Cakupan Trase Finance adalah daging sapi dan kedelai dari Brazil, serta minyak sawit dari Indonesia. Cakupan F&F adalah daging sapi, kedelai, minyak sawit, pulp dan kertas, kayu, serta karet dari Asia Tenggara, Brasil, Afrika Tengah, dan Afrika Barat.

    Data
    Trase Finance hanya memuat daftar obligasi dan pinjaman, tidak menyesuaikan keuangan berdasarkan sektor ataupun wilayah, memperbarui data ekuitas setiap tiga bulan, dan memiliki lebih sedikit data mengenai pinjaman dan penjaminan dibandingkan F&F.
    F&F memuat daftar semua pinjaman, jasa penjaminan emisi efek, kepemilikan obligasi dan saham yang informasinya ditemukan, menyesuaikan nilainya berdasarkan sektor dan wilayah untuk menyajikan gambaran alur keuangan yang lebih tepat, serta memperbarui data setahun sekali.

    Kebijakan
    Trase Finance menggunakan nilai kebijakan Forest 500 yang menyertakan kriteria KBDD dan hak pekerja, dan berfokus pada deforestasi. F&F memiliki kebijakan penilaiannya sendiri yang (meskipun serupa) memiliki lebih banyak pertanyaan terperinci mengenai hutan dan HAM.

    Hierarki hukum dan jaringan korporat
    Trase Finance menyediakan struktur kepemilikan dan peta jaringan korporat yang dapat disaring berdasarkan risiko deforestasi.